Berkeliling di Penang, Kota Tua Yang Penyembuh Luka

By opi - 11:27:00

Penang, sebuah pulau kecil di utara Malaysia yang menyimpan sejuta pesona. Dari jalan-jalan bersejarah hingga kuliner legendaris, Penang selalu punya cara untuk membuat siapa pun jatuh cinta.

Perjalanan kami dimulai dari Singapore ke Bandara Penang, Setelah sampai tidak lupa kami mampir berkeliling melintasi Jembatan Pulau Pinang yang ikonik, sebuah pemandangan megah yang menghubungkan kami dengan denyut nadi pulau ini. Begitu menginjakkan kaki di George Town, ibu kota Penang, energi kota tua yang diakui UNESCO ini langsung terasa.

Jembatan Pulau Pinang
Kami tidak melewatkan kesempatan untuk berfoto di depan Masjid Kapitan Keling yang bersejarah, dengan tulisan "Legendarisnya" sebagai latar belakang, sebuah simbol yang sempurna untuk mengabadikan kecintaan pada kota ini. Suasana pagi yang tenang, dengan bendera Malaysia berkibar, memberikan nuansa khidmat sekaligus ceria.
Masjid Kapitan Keling

Tak lengkap rasanya ke Penang tanpa berburu kuliner. Di sini, makanan adalah cerita. Nasi Kandar Imajiner. Kami memulai dengan hidangan wajib: Nasi Kandar Imigresen. Warung legendaris yang sudah berdiri sejak 1949 ini menyajikan nasi dengan pilihan lauk kari yang melimpah. Bertemu langsung dengan penjualnya, dengan senyum ramah di samping tumpukan hidangan yang menggugah selera, adalah pengalaman yang autentik.





Sarapan di 'Kopi Tiam', Pagi berikutnya, kami menikmati suasana santai di sebuah area terbuka Di bawah rindangnya pohon, sambil menikmati hiruk pikuk lokal, kami menyantap semangkuk Hokkien Mee (sejenis mie kuah pedas) dan segelas Teh Tarik sebuah kombinasi klasik yang benar-benar membangkitkan semangat.

Hokkien Mee

Disini Tempat Makan Enak Ya Antri

Kami juga mengunjungi Pasar Chowrasta, sebuah kompleks bangunan modern namun tetap menjadi pusat perdagangan lokal. Struktur bangunan dengan fasad kuning dan abu-abu ini menjadi perpaduan menarik antara sejarah dan modernitas.

Pasar Chowrasta


Menyelami Warisan Arsitektur

Penang adalah surga bagi penggemar arsitektur. Kami menjelajahi pusat kota dan menemukan keindahan bangunan kolonial yang terawat apik.

Pada malam hari, mengunjungi Kompleks Makanan Medan Renong Padang Kota Lama (sering juga disebut Esplanade Food Court). Kami berpose di depan Gedung Kota Lama atau sejenisnya, yang bersinar terang dengan pencahayaan kuning hangat. Keindahan arsitektur neoklasik ini benar-benar memukau di bawah langit malam.

Dewan Kota George Town (Town Hall)

Esplanade Food Court (Tempatnya Rame banget)

Pasembur

Pemandangan di depan Food Court


Penang adalah destinasi yang menawarkan paket lengkap: sejarah yang bisa disentuh, makanan yang membuat ketagihan, dan orang-orang yang ramah. Ini adalah sebuah perjalanan yang membuat saya tak sabar untuk segera kembali.

Bonus:
Kami menginap di penginapan yang super keren ini.







  • Share:

You Might Also Like

0 comments